,

140 Siswa SD IT Palu Ikut Skrining Jantung Bawaan

oleh -36 Dilihat

Sebanyak 140 siswa SD IT di Kota Palu mengikuti kegiatan skrining kesehatan jantung bawaan secara massal. Kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi dini potensi kelainan jantung pada anak-anak usia sekolah dasar. Bahkan, tim medis spesialis jantung turun langsung ke lokasi untuk memastikan setiap siswa mendapatkan pemeriksaan yang akurat dan mendalam.

Langkah preventif ini sangat penting karena banyak kasus kelainan jantung pada anak seringkali tidak menunjukkan gejala luar yang jelas. Oleh karena itu, pemeriksaan sejak dini menjadi kunci utama untuk mencegah komplikasi kesehatan yang lebih serius di masa depan. Melalui kegiatan ini, pihak sekolah dan orang tua dapat mengetahui kondisi kesehatan jantung anak-anak mereka secara pasti.

Deteksi Dini untuk Masa Depan yang Lebih Sehat

Proses skrining meliputi pemeriksaan fisik dasar hingga penggunaan alat deteksi detak jantung yang modern. Sebab, petugas medis ingin memastikan sirkulasi oksigen dan ritme jantung para siswa berada dalam batas normal. Selain itu, dokter juga memberikan edukasi mengenai pola hidup sehat kepada para guru dan orang tua yang mendampingi.

Akibatnya, pihak sekolah kini memiliki basis data kesehatan yang lengkap bagi seluruh siswanya. Namun, jika tim medis menemukan adanya indikasi kelainan, mereka akan segera memberikan surat rujukan ke rumah sakit spesialis untuk penanganan lebih lanjut. Selanjutnya, pendampingan terhadap siswa yang memerlukan perhatian khusus akan terus berjalan secara intensif.

Peran Sinergi Antara Sekolah dan Tenaga Medis

Kepala sekolah SD IT Palu menyambut baik inisiatif pemeriksaan kesehatan yang menyasar para peserta didiknya. Bahkan, beliau berharap program seperti ini dapat menjadi agenda rutin setiap tahun ajaran baru. Oleh sebab itu, kerja sama dengan dinas kesehatan dan organisasi profesi dokter akan terus diperkuat guna menjangkau lebih banyak siswa.

“Kesehatan siswa adalah modal utama dalam proses belajar mengajar. Oleh karena itu, kami berkomitmen mendukung setiap upaya deteksi dini kesehatan seperti skrining jantung ini,” tegas kepala sekolah di sela-sela kegiatan.

Selanjutnya, para orang tua juga mendapatkan penjelasan mengenai tanda-tanda awal gangguan jantung yang perlu mereka waspadai di rumah. Dengan demikian, pengawasan kesehatan anak tidak hanya berhenti di lingkungan sekolah saja, tetapi juga berlanjut di tingkat keluarga.

Pentingnya Kesadaran Kesehatan Jantung Anak

140 Siswa SD IT Bina Insan Palu Ikut Periksa Penyakit Jantung Bawaan dari  Perki Sulteng - Tribunpalu.com

Baca juga:Udang Vaname Dominasi Komoditas Perikanan di Sulteng

Kasus penyakit jantung bawaan masih menjadi tantangan kesehatan yang cukup besar di Indonesia. Sebab, keterlambatan penanganan seringkali terjadi akibat kurangnya informasi dan akses pemeriksaan di tingkat dasar. Oleh karena itu, aksi nyata di Kota Palu ini menjadi contoh positif bagi sekolah-sekolah lain untuk melakukan hal yang serupa.

Berikut adalah tiga fokus utama dari kegiatan skrining jantung ini:

  1. Pemeriksaan Fisik: Mengukur tekanan darah dan mendengarkan suara jantung melalui stetoskop.

  2. Oksimetri Nadi: Mengecek kadar oksigen dalam darah untuk mendeteksi gangguan aliran darah ke paru-paru.

  3. Konsultasi Dokter: Memberikan kesempatan bagi orang tua untuk bertanya langsung mengenai kondisi fisik anak.

Sebagai tambahan, hasil skrining ini akan menjadi bahan evaluasi bagi dinas kesehatan setempat dalam memetakan profil kesehatan anak daerah. Sebagai penutup, partisipasi 140 siswa ini membuktikan tingginya kesadaran warga Palu terhadap pentingnya kesehatan jantung sejak dini. Dengan demikian, generasi muda Palu diharapkan dapat tumbuh dengan fisik yang kuat dan jantung yang sehat.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.